Urip Rapanggah.

Beranda » Informatika » Aziz Pimpinan Dewan Syura Kubu Imin

Aziz Pimpinan Dewan Syura Kubu Imin

Segera Daftar sebagai Peserta Pemilu ke Depkum-HAM

JAKARTA – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) benar-benar terbelah. Masing-masing kubu, kubu Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan kubu Muhaimin (Imin), menyusun kepengurusan menurut versi mereka melalui muktamar luar biasa yang digelar di tempat berbeda.

Versi pertama adalah PKB hasil MLB Parung, dipimpin duet Abdurrahman Wahid dan Ali Masykur Musa. Versi kedua, PKB hasil MLB Ancol yang kemarin memilih Abd Aziz Mansyur sebagai ketua umum dewan syura dan Muhaimin Iskandar menjadi ketua umum dewan tanfidz.

Aziz Mansyur resmi terpilih menggantikan posisi Gus Dur dini hari kemarin pukul 04.15 melalui voting yang dipimpin Ni’am Salim dan A. Helmy Faishal Zaini. Pengasuh Pondok Pesantren Tarbiyatun Nasyiin Pacul Gowang, Diwek, Jombang, itu menang telak dengan meraih 353 suara dari total 405 suara.

Kiai berusia 60 tahun itu menyingkirkan Gus Dur yang hanya meraih 14 suara. Kandidat lain, Ketua Umum PB NU Hasyim Muzadi, mendapat 10 suara. Ketua PB NU Ahmad Bagja meraih 10 suara. Sedangkan KH Dimyati Rois (Kaliwungu, Kendal) memperoleh 6 suara.

Ada beberapa calon lain yang mendapat 1 suara, yaitu Syaifuddin Amsir, Ali Masykur Musa, Zaenuddin Jazuli, Aziz Iskandar, Ansal, Alera, Muhaimin Iskandar, Khairuddin Chalid, dan Mustofa Bisri. Selain itu, terdapat 4 suara yang abstain.

Usai ketua umum dewan syura terpilih, acara dilanjutkan pemilihan ketua umum dewan tanfidz. Seperti sudah diduga, Muhaimin Iskandar menang mutlak dengan mendapat 375 suara. Calon lain Andi M. Ramly berada di tempat kedua, meraih 26 suara. Selain itu, John Ramadhan meraih 7 suara. Tiga calon meraih 2 suara, yaitu Nursyahbani Katjasungkana, A. Helmy Faishal Zaini, dan Imam Nahrawi.

Selain memilih ketua umum dewan syura dan ketua umum dewan tanfidz, MLB menetapkan tim formatur. Tim tersebut dipimpin Aziz Mansyur. Muhaimin Iskandar menjadi sekretaris tim.

Sedangkan lima anggota formatur adalah Amin Mahmud dari Sulawesi Selatan, John Ramdhan mewakili Sumatera, dan Abdul Kadir Karding mewakili Jawa. Indonesia Timur diwakili kader asal Maluku Sandora Yasri dan Kalimantan diwakili Asra.

Muhaimin Iskandar mengatakan, hasil MLB tersebut segera didaftarkan ke Departemen Hukum dan HAM. “Kami berharap, Depkum-HAM melihat proses ini bahwa MLB yang sesuai dengan AD/ART adalah yang baru selesai sekarang ini. Kami akan bergerak mendaftarkan, mungkin besok (hari ini, Red),” kata Muhaimin.

Menurut Muhaimin, pemerintah tentu bisa menilai mana MLB yang sah dan yang tidak. Karena itu, dia optimistis bahwa Depkum-HAM akan menetapkan PKB hasil MLB Ancol sebagai parpol yang sah. Kemudian, KPU akan menetapkan PKB pimpinan Aziz Mansyur dan Muhaimin sebagai peserta Pemilu 2009.

Wakil Ketua DPR itu juga ingin mengubah citra PKB yang rusak dalam setahun terakhir ini, yakni sebagai parpol yang penuh dengan pemecatan dan pembekuan kepengurusan. Muhaimin berjanji akan merangkul semua kader PKB, termasuk yang belum mendukung MLB Ancol.

“Kita ingin mengawali semua dengan baik. Mulai sekarang PKB tidak ada lagi pemecatan. Tidak ada recall. Semua boleh-boleh saja menggunakan atribut PKB karena kita akan go publik,” tegas Muhaimin.

Dia juga menyatakan, PKB harus menjadi solusi dari segala persoalan bangsa Indonesia. Penyatuan kekuatan Islam dan spirit kebangsaan merupakan kekuatan ideologis yang menjadi modal PKB. “Mari kita buktikan, kantor PKB di seluruh Indonesia harus menjadi rumah rakyat. PKB harus bersatu, Pemilu 2009 tinggal setahun lagi,” kata Muhaimin saat menyampaikan pidato politik dalam penutupan MLB.

Dalam kesempatan itu, Muhaimin sempat membacakan SMS yang menganalogikan dirinya dengan khalifah Abu Bakar ash-Shiddiq. Saat pemerintahan Abu Bakar, usai Nabi Muhammad SAW wafat, muncul isu nabi palsu, terjadi perpecahan kaum Ansor dan Muhajirin, serta situasi lain yang tidak kondusif. “Bahkan, Abu Bakar juga sempat dipaksa mundur oleh lawan-lawannya,” kata Muhaimin disambut tepuk tangan muktamirin.

Aziz Mansyur yang menutup MLB mengatakan, amanah yang diembannya saat ini merupakan beban yang sangat berat. Ketua Himpunan Alumni Santri Lirboyo, Kediri, itu kepada muktamirin meminta untuk mengingatkan jika ada kesalahan dalam kepemimpinannya nanti. “Saya akan terima untuk diingatkan. Bahkan, oleh tukang ngarit (pencari rumput) sekalipun,” kata adik ipar Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH Idris Marzuki itu.

Aziz berjanji akan mengedepankan politik NU. Menurut dia, politik NU sangat digdaya. Kalau tidak ampuh, NU sudah habis sejak zaman Belanda. “Jadi, NU itu memang mbahe (kakeknya) politik. PKB akan menjadi kepanjangan tangan NU,” tuturnya. (tom/dyn/yus/mk)

Jawa Pos 05/05/08


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: