Urip Rapanggah.

Beranda » Silaturahim » Prudential Life Kalah Gugatan vs Ahli Waris

Prudential Life Kalah Gugatan vs Ahli Waris

hukumonline- Gugatan Victor Joe Sinaga terhadap PT Prudential Life Assurance akhirnya membuahkan hasil. Mengabulkan sebagian gugatan Victor, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyatakan Prudential Life terbukti melakukan wanprestasi. Oleh karenanya, Prudential Life dihukum membayar ganti rugi kepada Victor selaku ahli waris Eva Pasaribu, seorang nasabah Prudential Life.

Meskipun mengabulkan gugatan Victor, namun majelis hakim hanya memenuhi tuntutan ganti rugi sebagian saja. Prudential Life diwajibkan membayar ganti rugi sebesar Rp75 juta plus bunga sebesar enam persen per bulan. Padahal, dalam gugatannya, Victor menuntut ganti rugi materil sebesar Rp150 juta plus bunga 10 persen. Selain itu, Victor menuntut ganti rugi immateril sebesar Rp2 miliar.

“Putusan ini adil, karena baik tergugat maupun penggugat sama-sama dirugikan,” ujar ketua majelis hakim M Samiadji, Selasa (24/1).

Menurutnya, majelis hakim mengabulkan hanya sebagian dari nilai ganti rugi yang dituntut Victor karena sebelum meninggal dunia, Eva mengalami sakit. Rp75 juta, menurut majelis hakim, setara dengan nilai klaim yang sempat ditolak pihak Prudential Life.

Namun begitu, majelis hakim tetap menyimpulkan bahwa Prudential Life terbukti melakukan wanprestasi karena tidak membayar klaim asuransi yang diajukan atas nama Eva Pasaribu. Putusan ini, kata Samiaji, didasarkan pada fakta persidangan serta bukti-bukti yang diajukan kedua belah pihak.

“Sesuai dengan gugatan yang diajukan oleh penggugat, tergugat dianggap telah melakukan perbuatan ingkar janji, karena tidak membayar klaim asuransi,” paparnya.

Usai persidangan, kuasa hukum tergugat, Ridwan Tarigan menolak berkomentar banyak. Ridwan menyerahkan semuanya kepada kliennya untuk menanggapi putusan majelis hakim. “Silakan tanya ke pihak principal saya saja,” ujarnya singkat.

Sementara, pihak penggugat mengaku kecewa terhadap putusan majelis hakim. Kuasa hukum penggugat, Ferry Simanjuntak mempersoalkan putusan majelis hakim yang hanya mengabulkan sebagian dari nilai ganti rugi yang dituntut. Meski kecewa, Ferry belum dapat memastikan apakah akan mengajukan banding atau tidak. “Kita akan pikirkan bersama dulu,” dalihnya.

Untuk diketahui, gugatan ini dilayangkan Victor karena klaim asuransi atas nama sang istri ditolak oleh Prudential Life. Menurut Victor, istrinya yang telah meninggal dunia pada tanggal 21 September 2009, berhak atas uang pertanggungan asuransi dasar sebesar Rp150 juta. Selain itu, Eva juga berhak atas uang pertanggungan kondisi kritis sebesar Rp75 juta plus uang pertanggungan tambahan sebesar Rp100 juta.

Dalam gugatannya, Victor merujuk pada Pasal 264 jo Pasal 247 Kitab Undang-undang Hukum Dagang. Pasal 264 berbunyi Pertanggungan dapat diadakan tidak hanya atas beban sendiri, akan tetapi juga atas beban pihak ketiga, baik berdasarkan amanat umum atau khusus, maupun di luar pengetahuan yang berkepentingan sekalipun, dan untuk hal itu harus diindahkan ketentuan-ketentuan berikut”.

Menjawab gugatan Victor, Prudential Life menyatakan menolak membayar polis yang diajukan karena nasabah dituding menutupi informasi tentang kondisi kesehatan yang sebenarnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: